Let's safe our earth. jagalah alam kita, jangan biarkan apa yang kita punya rusak karena ulah kita sendiri. biarkan anak cucu kita merasakan keindahan dunia ini.
This is me, Naila. Don't judge me please! I'm amateur.
Ini kisah Karman, seorang lelaki yang lahir di sebuah desa yang bernama Pegaten. Ia adalah anak seorang Mantri dan mempunyai seorang adik perempuan. Setelah ayahnya tiada, Karman dan adik perempuannya disantuni oleh Haji Bakir, orang terpandang di Pegaten. Selain itu, Karman juga diberi pekerjaan ringan oleh Haji Bakir yang diupahi dengan makan sehari-hari. Tak sampai di situ, Haji Bakir juga menyekolahkan Karma n hingga SMP, pendidikan yang sangat sulit bagi masyarakat kala itu. Setelah lulus dari SMP, Karman pontang-panting mencari pekerjaan yang ternyata amat susah dengan ijazah SMP di tangan. Hingga akhirnya ia bertemu Margo dan Triman, aktivis Komunis yang menawari pekerjaan di Kantor Kecamatan. Barang tentu Karman tak menolak, ia tidak mengetahui apa motif Triman dan Margo yang sebenarnya, yang ia tahu hanyalah ia sekarang punya pekerjaan. Tanpa sadar, semakin lama semakin Karman dicekoki ajaran-ajaran Komunis oleh Kelompok Margo, ia diberi bacaan-bacaan komunisme. Hingga ak...
Kalau bicara tentang Bali, tentu orang akan langsung tertuju pada pantainya. Memang tak salah, Pulau Bali memang memiliki daya tarik sendiri perihal pantai. Beberapa waktu yang lalu, kami berkesempatan mengunjungi beberapa pantai di Pulau Bali. Beberapa di antaranya adalah Tanah Lot, Tanjung Benoa, Pantai Pandawa, dan tentu saja tak ketinggalan, Pantai Kuta! Niat awal ingin menikmati senja di Tanah Lot, namun apa daya manusia memang hanya bisa berencana. Kami harus terjebak macet di jalan menuju Tanah Lot, hingga saat kami tiba di Tanah Lot hari sudah menggelap. Matahari sudah sempurna tenggelam, tapi tak apa, ini pengalaman baru. Menikmati gelapnya pantai usai senja. Walau begitu, kawasan ini masih tetap ramai, rupanya masih banyak wisatawan yang betah menikmati pantai di tengah hari yang semakin menggelap. Tanah Lot sendiri sebenarnya adalah pura yang letaknya di atas batu karang di tengah laut. Jadi, jika ingin menuju ke pura harus menyebrangi lautan terlebih dahulu. Sayang, ...
Di suatu hari di sebuah toko buku Tegap punggungmu yang hanya bisa kulihat dari jauh Ternyata makin menjauh dari pandangku Berjalan menghampiri seorang yang kini ada Di suatu hari di sebuah toko buku Dulu kamu yang mendorongku sekuat tenaga Kini aku hanya bisa mengharap lewat lembaran yang dulu pernah kau semangati Di suatu hari di sebuah toko buku Suara tawamu begitu merdu di telingaku Tapi aku seakan tak berwujud di matamu Di suatu hari di sebuah toko buku Inginku mengucap salam perpisahan padamu Darimu aku belajar keikhlasan Tetapi Kamu telah pergi Dari gapaianku Bersama lembaran-lembaran yang kian lama kian sia-sia. 30 Desember 2019 Terima kasih
Komentar
Posting Komentar